Archive for January 2010
Tugas… Tugas… Ada Tugas yang Lainnya tidak??
Ditengah padatnya kegiatan belajar mengajar di semester 2 ini, bagi siswa-siswi kelas 9 yang sedang persiapan untuk mengahadapi Ujian Akhir, masih ada saja tugas yang memerlukan waktu yang cukup banyak untuk mengerjakannya. Yang paling menyita waktu adalah membuat karya tulis. Jujur, saya suka menulis. Justru tadinya, saya ingin sekali diberi tugas karya tulis. Keinginan saya untuk membuat karya tulis begitu besar setelah memebaca banyak karya tulis yang dibuat oleh orang.
Pada saat Ibu Kusrini, dimana beliau adalah guru Bahasa Indonesia saya, memberikan tugas membuat karya tulis ini saya sangat senang dan semangat. Menurut saya seru juga kalau bisa membuat tulisan dengan “banyak aturan” macam ini. Pertama kali tugas diberikan, setiap murid harus menentukan tema. Saya langsung mendapatkan temanya. Malamnya langsung saya kerjakan. Satu paragraf sudah saya tulis.
Untuk melanjutkannya saya benar-benar kehabisan kata-kata dan fikiran. Sumber sudah ada, isinya sudah banyak yang saya temukan. Tapi yang menbuat saya bingung, bagaimana cara merangkainya? Mau di masukkan, kok jadinya nggak nyambung. Mau di letakkan di bagian pendahuluan, kok kelihatannya lebih tepat diletakkan di bagian isi. Semakin bingung saya mengerjakan ini, banyak yang di ‘delete’ berulang-ulang, semakin malas pastinya saya mengerjakan. Walah… dasar malas!
Deadline tanggal 27 Januari 2010 kelas saya harus mengumpulkan karya tulisnya. Hari ini tanggal 19 Januari, terhitung sudah minggu kedua sejak hari pertama tugas ini diberikan oleh guru saya tercinta, Ibu Kusrini. Tapi sampai sekarang, bab 1 karya tulis saya saja belum selesai. Yang tadinya keinginan saya untuk membuat karya tulis sangatlah besar, mendadak menciut karena telah mengetahui rumitnya membuat karya tulis. Belum lagi, disela-sela tugas membuat karya tulis ini masih banyak tugas-tugas lain yang selalu mengejar saya dan teman-teman untuk lebih pintar lagi membagi waktu. Makanya, saking malasnya memikirkan tugas ya seabrek, saya lebih senang menulis di blog saja lah. he he.
Okelah, daripada fikiran saya teralihkan terus di blog, lebih baik saya melanjutkan mengerjakan tugas. Tugas yang lain tapi, bukan tugas karya tulis. Masih ada tugas Bahasa Indonesia yang lainnya nih. Membuat teks pidato dan mencatat pidato upacara bendera hari senin kemarin. Tugas matematika, mengerjakan Lembar Kerja Siswa (LKS).. Ribet!
Kalau ada tugas lainnya, kasih tahu saya ya teman-teman 9.8 (85 2010)…
Wassalam
Indecisiveness is not a Good Thing at All..
Kalau ada yang mengatakan bahwa anak kecil jangan terlalu dipaksakan untuk menguasai terlalu banyak bahasa karena akan menyebabkan anak itu akan bingung untuk menentukannya. Misalnya, pada saat ia ingin mengucapkan “makan”. Ia akan bingung memilih antara makan, eat, mangan, atau bahasa lain yang mungkin ia ketahui juga.
Tidak jauh beda dengan seseorang yang mempunyai pemikiran yang bercabang yang disebabkan oleh terlalu banyak mendengar pendapat orang lain yang berbeda-beda. Saya mengalaminya. Contohnya seperti tentang pendapat mengenai asuransi-asuransi yang berhubungan dengan kehidupan seseorang. Seperti asuransi kesehatan, asuransi jiwa, asuransi rumah, tabungan hari tua dan lain-lain.
Guru ngaji saya berpendapat bahwa seseorang tidak perlu mempunyai asuransi kesehatan, asuransi jiwa, dan lain sebagainya. Kata beliau “ngapain harus ikut arusansi ini asuransi itu? Itu kan urusan Allah. Kalau ikut begitu-begitu namanya kita punya rencana sakit dong. Kalau tabungan hari tua berarti kita berfikir bahwa masa tua kita, setelah kita sudah nggak bisa kerja lagi, kita akan hidup susah hanya menyusahkan anak saja. Pasti semuanya sudah diatur jalannya”. Saya memang sering berbeda pendapat dengannya. Di luar pembahasan tafsir al-quran. Tapi ya, dalam hal ini ada benarnya juga. Read the rest of this entry »